Sunday, September 16, 2012 1 comments

Cara menambahkan akun facebook di blog


 
Akun twitter dan facebook bisa di tambahkan di blog, selain mempercantik tampilan blog, juga sambil mempromosikan akun anda tersebut (ya kan ? ngaku deeeh =D)
Mmmm, langsung saja ya,cara memasang widget facebook di blog sangat mudah sekali :


1.Login dulu ke facebook anda

2.Pilih profile

3.Lihat di bagian kiri bawah,ada tulisan create your profile badge


4.Lalu pilih create a badge atau edit badge

5.Kemudian anda setting widget Facebook anda sesuai dengan selera.Anda bisa memilih mana yang ingin anda tampilkan dan mana yang tidak.


6.Klik save,dan anda akan mendapatkan kode javascript,copy paste kode tersebut ke blog anda.

Cara memasukan kode Javascript/Html ke blog:

Masuk ke dasboard blogger anda --> TATA LETAK (LAYOUT) --> TAMBAH ELEMEN HALAMAN --> HTML/JAVASCRIPT

Done...

Semoga tutorial cara pasang widget Facebook di blog ini bisa membantu ya!

Silahkan beri komentar setelah melakukannya :)


1 comments

Cara menambahkan akun twitter di blog


Silahkan Ikuti Langkah-langkah berikut :
1. Silahkan login akun Blog Anda
2. Pilih menu Layout/Tata Letak 
3. Setelah itu pilih Tambah Gadget 
4. Kemudian Tambahkan HTML/JavaScript
5. Dan Copy dan kode di bawah ini :
Pada blogspot, dari dasboard silakan kamu klik Design>Page Elements>Add Gadget>Html/Javascript. Paste kode berikut dalam konten, setelah itu save. Kodenya : <a href="https://twitter.com/fifidfishy" class="twitter-follow-button"data-show-count="false">Follow@fifidfishy</a><script>!function(d,s,id){var js,fjs=d.getElementsByTagName(s)[0];if(!d.getElementById(id)){js=d.createElement(s);js.id=id;js.src="//platform.twitter.com/widgets.js";fjs.parentNode.insertBefore(js,fjs);}}(document,"script","twitter-wjs");</script>

Yang berwarna merah silakan ganti nama twitter kamu, sedangkan yang berwarna biru kalau kamu ingin menampilkan jumlah followernya, silakan ganti dengan true kalau nggak ingin nampilin jumlah followernya biarkan saja terisi false

Silahkan beri komentar setelah melakukannya :)



0 comments

Cara membuat tulisan berjalan di tab browser


Silahkan Ikuti Langkah-langkah berikut :
1. Silahkan login akun Blog Anda
2. Pilih menu Rancangan dan Pilih Elemen Laman
3. Setelah itu pilih Tambah Gadget 
4. Kemudian Tambahkan HTML/JavaScript
5. Dan Copy dan kode di bawah ini :

<script>function tb8_makeArray(n){this.length = n;return this.length;}tb8_messages = new tb8_makeArray(7);
tb8_messages[0] = "Halooo";
tb8_messages[1] = "Welcome To My Site";
tb8_messages[2] = "See the posting";
tb8_messages[3] = "and Give Your Comment";
tb8_messages[4] = "And Follow My Site";
tb8_messages[5] = "Thank You ^_^";
tb8_messages[6] = ".....";
tb8_rptType = 'infinite';
tb8_rptNbr = 5;
tb8_speed = 70;
tb8_delay = 1000;
var tb8_counter=1;
var tb8_currMsg=0;
var tb8_tekst ="";
var tb8_i=0;
var tb8_TID = null;
function tb8_pisi(){
tb8_tekst = tb8_tekst + tb8_messages[tb8_currMsg].substring(tb8_i, tb8_i+1);
document.title = tb8_tekst;
tb8_sp=tb8_speed;
tb8_i++;
if (tb8_i==tb8_messages[tb8_currMsg].length){
tb8_currMsg++; tb8_i=0; tb8_tekst="";tb8_sp=tb8_delay;
}
if (tb8_currMsg == tb8_messages.length){
if ((tb8_rptType == 'finite') && (tb8_counter==tb8_rptNbr)){
clearTimeout(tb8_TID);
return;
}
tb8_counter++;
tb8_currMsg = 0;
}
tb8_TID = setTimeout("tb8_pisi()", tb8_sp);
}
tb8_pisi()
</script>

6. Gantilah tulisan yang berwarna Hijau diatas dengan kata kata yang anda inginkan
7. Setelah selesai silahkan klik simpan dan lihat hasilnya.

Silahkan beri komentar setelah melakukannya :)

0 comments

Christina Perri - A thousand years lyrics


(Verse 1)Heart beats fastColors and promisesHow to be braveHow can I love when I'm afraidTo fallBut watching you stand aloneAll of my doubtSuddenly goes away somehow
One step closer
(Chorus)I have died everydaywaiting for youDarlin' don't be afraidI have loved you for aThousand yearsI'll love you for aThousand more
(Verse 2)Time stands stillbeauty in all she isI will be braveI will not let anythingTake awayWhat's standing in front of meEvery breath,Every hour has come to this
One step closer
(Chorus)I have died everyday

Waiting for youDarlin' don't be afraidI have loved you for aThousand yearsI'll love you for aThousand more
And all along I believedI would find youTime has broughtYour heart to meI have loved you for aThousand yearsI'll love you for aThousand more
One step closerOne step closer
(Chorus)I have died everydayWaiting for youDarlin' don't be afraid,I have loved you for aThousand yearsI'll love you for aThousand more
And all along I believedI would find youTime has broughtYour heart to meI have loved you for aThousand yearsI'll love you for aThousand more

1 comments

Ku Relakan Bahagia ku Demi Sahabat Ku


Pagi itu, aku terbangun dengan mata yang sembab dan membengkak. Semalam aku menangis di kamar sampai ketiduran. Entah berapa lama aku berderai air mata. Yah, aku baru saja mengalami kejadian yang membuat aku begitu sakit. Seorang cowok yang tanpa sengaja masuk dalam kehidupanku kini malah menghancurkan semuanya......

Aku mengenal Dimas dari Santi,teman dekatku. Kebetulan tiap malem Dimas latihan silat di samping ponpes tempat ku mengaji kala malam hari. Awalnya aku biasa aja dengan kehadirannya. Ga ngefek sama sekali. Tapi hari-hari berikutnya Dimas memulai kedekatan kami dengan sekedar menitip salam padaku. Ga ada yang spesial memang. Tapi hari-hari ku kini mulai terasa indah dengan keberadaanya.

Hanya saja kebahagiaan itu tak berlangsung lama. Disaat aku mulai menyukainya, tak ku sangka Dimas malah nembak Santi. Aku bener-bener ga tau harus berbuat apa. Tentu saja aku tak bisa menyalahkannya karna ini memang hak mereka. Aku mencoba  ikhlas dengan hubungan mereka. Aku berusaha tegar dan mendukung hubungan mereka meski sebenarnya hati ku begitu sakit. Itu semua aku lakukan karna aku masih menghargai Santi sebagai shbat ku. Aku memilih mengalah daripada harus kehilangan sahabat ku hanya karna seorang cowok. Meski hati kecil ku masih tetap mengharapkan Dimas.

Meski pacaran ama Santi,tapi nyatanya tetep aja Dimas ga pernah absent menghubungi ku. Entah sms atau pun telpon. Aku bingung harus bersikap gimana. Karna rasa ikhlas ku lah yang kini menuntunku untuk tetap berhubungan dengan dimas. Jujur saat itu aku benar-benar  telah merelakan Dimas.

Jadi apa salahnya jika aku menerima telpon dan smsnya. Sayangnya pikiranku masih terlalu cetek untuk menyikapi hal itu.  Tentu saja kedekatanku dengan Dimas yang telah ku anggap “teman” itu membuat Santi cemburu. Ia mengira Dimas selingkuh. Dan aku lah selingkuhannya! Kini antara Aku dan Santi serasa ada pemisah yang membuat kami tak lagi bisa seakrab dulu. Ada rasa canggung saat kami ngobrol,seperti orang yang baru kenal.

Hampir  2 tahun lamanya aku tak pernah bertemu lagi dengan Dimas sejak saat itu. Ia tak pernah lagi menghubungiku,atapun Santi. Dimas seperti menghilang di telan bumi. Akupun perlahan bisa menghapusnya dari ingatan ku dan Santi juga telah kembali seperti sedia kala,meski sekarang ia agak tertutup soal cowok.

Kini hari-hari ku semakin berwarna setelah berhasil lolos seleksi dan masuk di SMK favorit di kota ku. Yah,menjadi anak baru tentunya bukan hal yang gampang. Karna aku termasuk anak yang sulit beradaptasi. Aku terlalu cuek dengan apa yang ada di sekitar ku. Namun kini aku telah memiliki beberapa teman akrab.

Tapi hanya satu yang kurasa telah benar-benar akrab. Namanya Putri. Dia temen sebangku ku. Anak nya cukup asyik, meski terkadang ada saat-saat dimana  aku merasa muak padannya. Ada bberapa sifatnya yang tak ku suka. Dia terlalu pede dan kalo ngomong ato ngpapa’’in asal jeplak aja!uukh..yang paling bikin aku sebel saat bersamanya, ngeliat cowok ganteng dikit aja langsung dah tuh kaya ikan kena pancingan. Klepek-klepek ga jelas! Mending kalo di niatinama satu cowok. Nah ini.. tiap ada cowok selaluu aja tingkahnya gtu. Bikin aku tambah mual. Tapi mo diapain juga dia tetep temen terbaik ku(untuk saat ini).

Entah mimpi apa yang ku dapat semalem, pagi itu aku shock setengah mati denger cerita putri soal cowok barunya. Cowok itu... Dimas!! Dimas yang ku kenal bberpa tahun lalu. Yang telah hilang dari kehidupanku setelah menorehkan luka di hati ku. Aku tak habis pikir! Aku memang telah mengenalkan putri pada temen ku yang posisinya juga sbg temen deketnya Dimas.  Tapi aku ga pernah mikir semua ini bakal salah alamat. 

Justru Dimas lah yang kini berpacaran dengan putri. Oh god!! Semoga waktu sedang bercanda..! aku ga mau kejadian itu terulang kembali. Aku takkan sanggup jika harus mengulangnya. Berpura-pura tegar seperti dulu. Aku muak!! Tapi kenyataanya kini,mereka memang pacaran. Tak ada yang bisa ku lakukan selain merelakan mereka. Sama seperti yang ku lakukan dulu. DEMI SAHABAT,!!  T,T
oo0(^_^)0oo

0 comments

Kisah nyata taubat seorang gay : Ketika saya menemukan diri saya seorang gay


Ketika saya menemukan diri saya seorang gay...
Saya lahir dalam sebuah keluarga Muslim yang ta'at. Semua anggota keluarga saya menjaga sholat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, dan menjalankan semua ritual dan ajaran Islam. Orangtua saya melaksanakan Hajji pada tahun 1970-an. Ada 14 bersaudara dalam keluarga. Saya yang ke-11 dan anak laki-laki yang terakhir dari 5 saudara laki-laki dan 9 saudari perempuan. Saya dekat dengan saudari-saudari perempuan saya dan ibu saya membandingkan dengan saudara-saudara laki-laki saya. Ayah saya meninggal ketika saya berusia 10 tahun.
Saya merasa tertarik kepada laki-laki ketika saya muda. Mungkin rasa itu berkembang ketika saya berusia 10 tauhn. Pada usia 14 tahun, saya tahu bahwa saya tidak ingin untuk menikah karena saya tidak tertarik kepada wanita. Saya berpikir bagaimana saya akan menghadapi saudara dan saudari saya ketika mereka semua akan menikah dan saya tetap single.
Dunia saya membingungkan seiring dengan saya bertanya pada diri sendiri, ‘mengapa laki-laki menikahi wanita ketika dalam kenyataannya mereka mencintai laki-laki?'. Kemudian saya sadar bahwa hanya saya yang merasa hal itu. Saya tidak pernah dilecehkan oleh siapapun. Saya masih tidak tahu mengapa ini mempengaruhi saya.
Pengalaman Sex Sesama Jenis
Entah bagaimana, waktu berlalu begitu cepat dan saya telah menghadapi kenyataan ini bahwa saya masih melajang selamanya. Untungnya, beberapa saudara dan saudari saya telah menikah ketika saya masih belajar di Amerika Serikat. Ketika saya menyelesaikan gelar saya, saya tinggal di Kuala Lumpur, jauh dari keluarga saya. Oleh karena itu, saya bisa melarikan diri dari pertanyaan pernikahan.
Pengalaman sex sesama jenis (Same Sex Experience – SSE) pertama saya dimulai pada saat hari-hari kuliah. Itu terus berlanjut setelah menyelesaikan studi saya ketika saya menetap kembali di Kuala Lumpur.
Melangkah lebih jauh, karena pekerjaan saya membawa saya ke Timur Tengah. Selama waktu itu, saya masih terus sholat. Terkadang, saya merasa sangat malu untuk menghadap Allah pada saat sholat karena saya baru saja melakukan sex sebelumnya. Terkadang, saya menanti hingga hari berikutnya. 
Meskipun karir saya naik, saya merasakan kekacauan dalam hidup saya. Karir saya tidak berjalan semulus yang saya inginkan. Hidup saya kosong dan emosi yang tidak stabil karena saya terus berganti-ganti pasangan. Kemudian, saya membaca sebuah hadits tentang mereka yang melakukan sodomi.
Dua tahun kemudian, saya keluar dari pekerjaan. Saya pikir bahwa itu adalah saat terburuk dalam hidup saya ketika kenyataannya itu adalah saat terbaik yang pernah ada. Saya mulai membaca terjemahan Al-Qur'an. Imam di sebuah Masjid kecil membaca hadits (dari kitab Imam An-Nawawi) setiap pagi setelah sholat Subuh. Saya sekarang menyadari, betapa hadits-hadits ini telah membentuk hidup dan pemikiran saya.
Saya juga membaca biografi Nabi Muhammad (shalallahu ‘alaihi wa sallam) dan biografi 10 sahabat (radhiallahu ‘anhum) yang dijanjikan Jannah. Kisah-kisah ini menggerakkan hati saya.
Meskipun dengan semua itu, saya masih melanjutkan SSE saya, karena kebiasaan buruk susah hilang. Selama masa enam bulan bekerja, Allah mengajari saya bagaimana untuk berserah diri kepada-Nya. Ketika saya lapar, tanpa ada makanan untuk dimakan, Allah mengirimkan orang-orang yang menawari saya untuk makan bersama mereka. Saya tidak meminta kepada Allah untuk ini. Dia (Allah) sangat memahami saya. Saya merasa bahagia.
Berserah diri kepada Allah adalah titik balik dalam hidup saya. Membaca terjemahan Al-Qur'an telah mengubah persepsi saya dalam berpikir dan melihat dunia ini. Saya membaca buku Road to Mecca karangan Muhammad Assad. Saya merasa sepenuhnya seperti seorang Muslim yang baru. Namun meskipun dengan semua itu, saya masih melakukan SSE.
Kata-kata dari Nabi Luth (‘alaihisalam) kepada ummatnya membuat saya merenung. "Hai kaumku, inilah puteri-puteriku, mereka lebih suci bagimu," (Huud: 78)
Saya tersenyum sinis, karena saya tahu ummat itu tidak tertarik kepada wanita, bagaiamana dia menawarkan putri-putrinya? Tetapi lagi-lagi, ini adalah perkataan seorang Nabi (yang difirmankan oleh Allah dalam Al-Qur'an – pen), pasti ada kebenaran padanya.
Maret lalu, ketika saya membaca Al-Qur'an setelah sholat Subuh, saya berdo'a dalam hati bahwa semoga Allah memberikan saya seorang pasangan wanita. Saya ingin mengakhiri semua ini. Saya lelah dengan hidup saya. Saya merasa seperti setiap kali saya mendaki tangga untuk mencapai tingkat keimanan yang lebih tinggi, saya jatuh ketika saya melakukan SSE.
Menikah (Solusi)
Dengan menikah, saya dapat menyalurkan hasrat seksual saya sesuai dengan Islam. Dalam satu minggu, Allah mengirim seseorang yang ingin mengenalkan saya kepada tantenya. (Saya bergumam dalam hati: Seorang tante?). Saya bilang, "Ok, jika saya memiliki waktu."
Kemudian wanita itu dibawa kepada saya pada malam yang sama. Tidak ada percakapan yang banyak kecuali yang dia katakan bahwa perjalanan favoritnya adalah dari rumahnya ke Masjid. Itu adalah kalimat terakhir yang kami bicarakan sebelum saya menundanya untuk ke Masjid untuk sholat ‘Ashar.
Setelah pertemuan pertama, kami berhubungan satu sama lain melalui sms. Dia bertanya kepada saya bahwa ‘Mengapa Saya tidak menikah?'. Saya sedikit terkejut dan menjawab dengan berbagai alasan. Saya benci untuk memberitahukan bahwa kenyataannya saya tidak menikah karena saya homosexual. Setelah sepekan ber-sms-an, saya bertanya kepadanya apakah OK untuk memberitahu ibu saya tentang kami dan saya bahwa saya menemukan seseorang yang tepat. Dia katakan "OK".
Dalam waktu tiga bulan, kami menikah dalam resepsi yang kecil. Allah memberi saya seorang istri (Alhamdulillah). Dia memenuhi 9 dari 10 daftar syarat saya. Saya memberitahukan kepadanya bahwa satu dari yang dia tidak penuhi adalah bahwa dia seorang wanita, bukan seorang laki-laki. Dia tersenyum…
Allah memberikan saya kualitas pada dirinya seolah-olah saya menjabarkan daftar syarat saya.
Allah sangat memahami saya dengan baik dan mengetahui apa yang membuat saya bahagia. Selama tiga bulan dimana saya mengenalnya (sebelum menikah), saya tidak merasa tertarik padahnya, saya tidak merasa bergairah, begitupun juga dia pada saya. Saya berserah diri hanya kepada Allah dan saya membaca Al-Qur'an yang Dia yang Menaburi perasaan cinta itu.
Saya berdo'a kepada Allah untuk memenuhi kami dengan cinta dan membuat saya merasa bergairah bersamanya. Benarlah, Allah mengabulkan permohonan saya.
Selama proses mengenal istri saya, saya bergabung dengan grup di YahooStraight Struggle,yang berbasis di UK, untuk Muslim yang menghadapi Ketertarikan Sesama Jenis (Same Sex Attraction - SSA) di seluruh dunia. Saya berbagi tentang pengalaman hidup saya di grup itu. Saya bahagia, saya membuka jalan dan mendorong beberapa orang untuk mengambil langkah pertama untuk menikah dan melawan ketakutan akan malam pertama pernikahan.
Insya Allah, sedikit kontribusi saya semoga akan membimbing banyak keberhasilan heterosexual (ketertarikan terhadap lawan jenis sesuai fitrah manusia -pen) di masa depan, Aamin.
Diterjemahkan dari Onislam, "When I found out I Am a Gay", 31 Mei 2012
(siraaj/arrahmah.com)

 
;